Jumat, 10 September 2010

Eid Mubarak, Uncle Sam!!!

(Postingan ini ditulis di hari lebaran)

Taqabalallahu mina wa minkum...


Hari ini untuk pertama kalinya gue bisa bangun agak siangan, terus karena gue gak sekolah, jadi tambah nyantai deh... Gue bisa bangun jam 6:30 yang dimana kalo taun depan gue harus udah ada di Bukit Duri jam segitu.

Hari ini hari besar!!!



Okaaaay, langsung ke main topic. The eid celebration began with praying at Al-Huda Mosque. It's the nearest mosque to my house. Just 10 minutes drive. It was extremely crowded, especially with the middle eastern and south asian. I couldn't find any Southeast Asian! I couldn't find any Indonesian! Ah super parah! Gimana caranya hidup gue bisa berlanjut tanpa menemukan mereka, secara gue cuma didrop doang sama hostmom gue. Tapi daripada panik, gue memutuskan untuk duduk, ikut takbiran, dan solat.



Fortunately, gue ketemu ama mereka abis salat. Jelas ini bantuan Allah SWT. Haaaah hidup gue bisa lanjut!



Firstly, i went to Tante Dwi's house, not far from the Mosque. Guess what! I found kue lebaran, including Putri Salju (no, not the girl who ate apple from the evil queen-in-disguise) and Nastar! SUPER! And then I found out that American name for Putri Salju is MEXICAN WEDDING CAKE. Ah yang udah tau diem aja ya lagi norak nih gue.



Then.... We continued the trip to Avon. I went to Suli's. She is a Malaysian who had an open house in this Eid-Al-Fitr.



Sebelumnya gue pernah buka puasa bareng komunitas Indonesia dan Malaysia, dan ada pepes ikan mas yang pedes banget sampe bikin gue senyum2 penuh rasa haru. Tapi.... apa yang gue temukan hari ini bikin gue pengen sujud dan naik haji. Ada rendang, opor, terong, lumpia, you name it.


Terus kan sebagian besar orang Indonesia disini adalah anak kuliah dari IUPUI. Gue menemukan banyak orang yang membuat gue sadar dunia itu sempit. Ada sepupunya Ella, anak YES yang dihost di California. Ada alumni SMP gue yang ternyata kakaknya temen gue. Ada alumni 81 yang tinggal di Kalimalang, dan kita malah ngomongin Bimbel. Haha udah jauh2 kabur dari pelajaran Indonesia tetep ketemu ginian. Terus berbahagialah Anda yang Inten karena dia sangat pro-Inten, padahal dulunya dia NF. Dan sekarang gue jadi mikir buat ngambil kelas internasional supaya bisa kuliah di luar negeri cieeeeeeeeee. Tapi mahal ah.


EHYA!!! Gue dapet pengetahuan baru kalo ternyata solat gaya Nashir (yaitu menggerak2an jari telunjuk saat duduk Tahiyat) adalah gaya orang Pakistan. Terus disini ada takbiran loh!!! Tapi beda... Kata orang Indonesia takbirnya fals. Terus kata orang Arab takbir Indonesia terlalu sendu, jadi gak boleh takbiran dengan gaya seperti itu. Terus ternyata takbir orang Indonesia sama Malasyia itu sama. jadi buat apa kita bermusuhan?


Lalu... Sebagai orang asli Indonesia mahasiswa IUPUI sudah barang tentu kangen dengan yang namanya Takbir. Jadi pas malam lebaran, apa yang mereka lakukan??? Mereka nyari video di youtube tentang takbiran. Dan apa yang mereka temukan??? Takbir Remix. Fail. Jadi di depannya ada DJ dan ada cewek yang gerak maju mundur hahaha. Gue belum liat sih. Coba cari aja di yutup
To be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar